PENINGKATAN KETERAMPILAN MATERI MENULIS PENGGUNAAN SUATU ALAT MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN RANCAKALONG

Siti Hayati

Abstract


Abstrak

Tujuan akhir dari rangkaian proses pembelajaran yang dilakukan guru adalah keberhasilan proses belajar mengajar. Pada kenyataannya, masih banyak ditemui beberapa kelemahan proses sehingga berakibat pada tidak berhasilnya proses pembelajaran tersebut. Pada hakikatnya hasil belajar mengacu pada segala sesuatu yang menjadi milik peserta didik akibat dari kegiatan belajar mengajar yang dilakukan. Oleh karena itu setiap mata pelajaran menuntut hasil belajar yang berbeda  dari mata pelajaran yang lain. Seperti halnya yang terjadi pada pembelajaran di awal Semester I Tahun Ajaran 2016/2017 di kelas V Rancakalong. Pada pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi pokok “Menulis Penggunaan Suatu Alat”, dari 31 peserta didik kelas V hanya 4 anak yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 1% peserta didik yang mampu menguasai materi. Berdasarkan perhitungan di atas dapat dirumuskan beberapa masalah : guru tidak menggunakan alat peraga yang benar dan tepat serta metode mengajar yang dikembangkan guru kurang efektif. Berdasarkan uraian latar belakang dapat dibentuk rumusan masalah sebagai  berikut : “Bagaimana cara meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta didik tentang menulis penggunaan suatu alat kelas V dengan menerapkan metode demonstrasi sebagai metode pembelajaran?” Melalui hasil temuan refleksi dan diskusi dengan teman sejawat, pembelajaran yang dilaksanakan sudah menunjukkan kemajuan. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya penguasaan dan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil dari perbaikan mata pelajaran BI dibuktikan dengan peningkatan hasil nilai evaluasi peserta didik. Dari 31 peserta didik pada siklus I hanya ada 14 peserta didik yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 64,66%. Pada siklus II perbaikan pembelajaran terdapat 17 peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 atau setara dengan 73,88%, dan pada siklus III peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 sebanyak 31 peserta didik atau setara 82,2%.

 

Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Pelajaran Bahasa Indonesia

 

AbstractThe final goal of the series of learning processes undertaken by the teacher is the success of the teaching and learning process. In fact, there are still many weaknesses in the process that can result in the failure of the learning process. In essence learning outcomes refer to everything that belongs to students as a result of teaching and learning activities undertaken. Therefore, each subject requires learning outcomes that are different from other subjects. As was the case with learning at the beginning of Semester I of the 2016/2017 Academic Year in class V Rancakalong. In the implementation of learning Indonesian subjects with the subject matter "Writing the Use of a Tool", out of 31 fifth grade students only 4 children who scored above 70 or equivalent to 1% of students were able to master the material. Based on the calculations above, several problems can be formulated: the teacher does not use the correct and appropriate teaching aids and the teaching methods developed by the teacher are less effective. Based on the background description the problem formulation can be formed as follows: "How do you increase students' understanding and motivation about writing the use of a class V tool by applying the demonstration method as a learning method?" Through the findings of reflection and discussion with peers, the learning carried out has shown progress. This is indicated by the increase in students' mastery and understanding of the subject matter. The results of the improvement of BI subjects are evidenced by an increase in the results of the students' evaluation scores. Of the 31 students in the first cycle there were only 14 students who scored above 70 or equivalent to 64.66%. In the second cycle of learning improvement there were 17 students who scored above 70 or equivalent to 73.88%, and in cycle III students who scored above 70 were 31 students or equivalent to 82.2%. Keywords: Demonstration Method, Indonesian Language Learnin 

Full Text:

PDF

References


GBPP SD KTSP, (2008), Bahasa Indonesia Kelas V, Jakarta Dirjen Pendidikan Dasar

Hidayat, Kosadi (2007) , Kamus Ensiklopedia Baru, Jakarta: Graha Cipta

Laurens Seba, (1999), Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Depdikbud

Sadiman, (1986), Sarana dan Prasarana Pendidikan, Bandung: Materi Pelatihan Guru Kelas

Surakhmad, Winarno, (1994), Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar, Metoda, dan Teknik. Bandung: Tarsito

Undang-undang Nomor 2, (1989), Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta: Depdikbud

Wahyudin, (2007), Pengantar Pendidikan, Jakarta: Universitas Terbuka

Warganegara, Marjeoni, (1993), Buletin Sepak Takraw: Jakarta: PB PERSETASI

Yusuf Jadjadisastra (1998), Pendekatan Pembelajaran, Yogyakarta: Graha Pustaka.


Article Metrics

Abstract views: 8   PDF views: 8