PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI PERMAINAN ENGKLEK DI SD NEGERI SINDANG I KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG

Darliani Sosyawati

Abstract


Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan matematika siswa dalam pengenalan angka. Permasalahan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan hasil belajar siswa dalam memahami materi dengan  menerapkan  permainan Engklek di  kelas I SDN Sindang I. Permainan Engklek dapat digunakan oleh guru sebagai sumber belajar dalam bidang pengembangan kognitif matematika. Permainan Engklek tidak dapat dilepaskan dari kemampuan siswa untuk mengenal bentuk, angka dan pentingnya kerjasama, kedisiplinan dalam bermain. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak tiga siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan  dengan alokasi waktu setiap pertemuannya adalah tiga jam pelajaran. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari format observasi kinerja guru, format observasi aktivitas siswa, soal evaluasi pembelajaran, dan dokumentasi sebagai upaya untuk memperbaiki permasalahan tersebut. Oleh karena itu, Permainan Engklek diharapkan dapat mempermudah anak dalam mengenal angka serta dapat mengenalkan dan melestarikan kembali permainan-permainan tradisional yang ada di Indonesia. Selain dapat meningkatkan hasil belajar siswa,   penerapan Permainan Engklek dapat meningkatkan kinerja guru dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan sebanyak tiga siklus, jumlah persentase kinerja guru aktivitas siswa dan hasil belajar siswa mengali peningkatan. Dengan demikian, penerapan Permaian Engklek dalam pembelajaran mengenal angka dapat memberikan hasil yang positif terhadap proses pembelajaran dan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang materi mengenal angka 1-20 sehingga hasil belajar pun meningkat.

Kata Kunci: Angka, Permainan Engklek

 

Abstract

This research was motivated by the low mathematical ability of students in number recognition. The Engklek game could be used by teachers as a learning resource in the field of cognitive cognitive development in mathematics. Engklek game cannot be separated from the ability of students to recognize shapes, numbers and the importance of cooperation, discipline in play. This class action research was carried out in three cycles, each cycle carried out in one meeting with the time allocation of each meeting being three hours of study. The instrument used  in this study consisted of teacher performance observation format, student activity observation format, learning evaluation questions, and documentation as an effort to correct these problems. Therefore, the Engklek Game was expected to make it easier for children to recognize numbers and be able to introduce and preserve traditional games in Indonesia. Besides being able to improve student learning outcomes. the application of Engklek Games could  improve teacher performance and student activities in the learning process. Based on the results of the implementation of the action as much as three cycles, the total percentage of teacher performance in student activities and student learning outcomes multiply the increase. Thus, the application of the Engklek Application in learning to recognize numbers can give positive results to the learning process and can increase students' understanding of the material to recognize numbers 1-20 so that learning outcomes also increase.

Full Text:

PDF

References


Abidin, Yunus. (2009). Bermaian. Bandung: Rizki Press.

A.T Mahmud dan Bu Fat. (1994). Pengantar Tentang Musik Anak-Anak dan Dasar-Dasar Mengarang Menyanyi. Jakarta: Depdikbud.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1997). Metodik Khusus Pengembangan Daya Pikir di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Departemen Pendidikan Nasional. (2000). Permainan Berhitung di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang PAUD. Jakarta: Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Bermain, Bernyanyi, dan Bercerita di TK. Bandung: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak.

Departemen Pendidikan Nasional. (2009). Kurikulum Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen.

Elyawati, Cucu. (2005). Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Depdikns

Kementrian Pendidikan Nasional. (2010). Pedoman Pengembangan Silabus di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD.

Kasbolah, Kasihani. (1999). Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Depdikbud.

Maulana. (2002). Alternatif Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Media Komik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Siswa. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI. Tidak dipublikasikan.

Surya, Bayu. (2010). Mengenal Permainan Engklek. (Blog) Tersedia di: http//bayumuhammad.blogspot.com/2010/03/mengenal permaian engklek. Hmtl. (16 januari 2013).

Tedja Saputra, Maykes. (2001). Barmain-main dan Permainan. Jakarta: Grasindo Gramedia Widiasarana Indonesia.

Wiriaatmadja, Rochiati. (2005). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.


Article Metrics

Abstract views: 12   PDF views: 9