Visipena Journal has moved to a new address at ejournal.bbg.ac.id/visipena

PERMAINAN TRADISIONAL ENGLOLIBABA BISKUIT MENINGKATKAN KELINCAHAN ANAK SEKOLAH DASAR

Didi Yudha Pranata, Tuti Sarwita

Abstract


Abstrak

Perkembangan teknologi saat ini sangat membantu keperluan manusia dalam kehidupan sehari-hari, namun apabila tidak dimanfaatkan sebagaimana fungsinya akan mengakibatkan hal yang negatif. Gadget ataupunsmartphone saat ini menjadi barang yang tidak asing lagi bagi anak-anak usia sekolah dasar, bagi mereka gadget ataupun smartphone merupakan alat bermain disela-sela waktu ulang ketika sepulang sekolah. Hal ini merupakan salah satu faktor anak zaman sekarang kurang melakukan gerak, sehingga membuat tingkat kelincahan mereka rendah. Berdasarkan permasalahan di atas, maka peneliti mencoba untuk member solusi yaitu dengan menerapkan permainan tradisional englolibaba biscuit untuk meningkatkan kelincahan anak sekolah dasarNegeri 3 Banda Aceh. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui permainan tradisional englolibaba biskuit dapat meningkatkan kelincahan anak sekolah dasar negeri 3 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 anak kelas IV sekolah dasarNegeri 3 Banda Aceh.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kelincahan pada anak kelas IV sekolah dasar Negeri 3 Banda Aceh setelah diberikan tindakan permainan tradisional englolibaba biskuit. Hal ini terbukti berdasarkan dengan taraf signifikan yang diambil yaitu 5% atau 0,05. Maka jika nilai sig.(2-tailed)<0,05, maka hasil dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre test dan post test. Namun apabila nilai sig.(2-tailed)>0,05, maka hasil dinyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan post test. Berdasarkan dari hasil data yang sudah diperoleh diketahui bahwa nilai sig.(2-tailed) yaitu 0,00<0,05. Maka dapat di simpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil kelincahanpada anak setelah diberikan permainan tradisional englolibaba biskuit.

 

Kata Kunci : Permainan Tradisional, Englolibaba Biskuit, Kelincahan

 

Abstract

The development of technology today is very helpful to human needs in daily life, but if not, then it is expected that negative things can be used. Gadgets or smartphones are now items that are no longer for school-age children, for them gadgets or smartphones are playing tools on the sidelines of the time needed to recompile after school. This is one of the factors of today's children who are less mobile, making their level of agility low. Based on the above questions, the researchers tried to put a solution to the yaiyu by implementing the traditional englolibaba biscuit game to improve the agility of children of primary schoolNegeri 3 Banda Aceh. The purpose of this research is to study the traditional English game of biscuits to improve the agility of elementary school children 3 Banda Aceh. The method used in this research is quantitative descriptive. The sample in this study changed 20 fourth grade children of primary schoolNegeri 3 Banda Aceh. This is proven based on the significant level taken ie 5% or 0.05. Then if the value of sig. (2-tailed) <0.05, then the stated results are significantly different between the pre test and post test results. However, the value of sig. (2-tailed)> 0.05, then the stated results differ significantly between pre test and post test results. Based on the data obtained Obtained sig. (2-tailed), that is 0.00 <0.05. Then it can be concluded that it is the result of buying children after being given the traditional Alibabaengland biscuit game.

 

Keywords: Traditional Games, Englolibaba Biscuits, Agility

Full Text:

PDF

References


A’far, Aljuk, dkk. (2014). Penciptaan Buku Ilustrasi Permainan Tradisional sebagai UpayaPelestarian Warisan Budaya Lokal. JurnalArt Nouveau. Volume.3 No.1.

Achroni, Keen. (2012). Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Melalui Permainan Tradisional. Yogyakarta: Javalitera.

Pitaloka, Ardanarewi A. (2013). Perilaku Konsumsi Game Online pada Pelajar. Solo: Universitas Sebelas Maret.

Toho Cholik Mutohir dan Ali Maksum. (2007). Sport Depelopment Indeks.Jakarta: PT. Indeks.

Wahjoedi. (2001). Evaluasi Pendidikan Jasmani. Jakarta: Rineka Cipta.

Widiawati. (2014). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Daya Kembang Anak.Jakarta : Universitas Budi Luhur.

Yufitsa, ahmad dan Efensi. (2016). Implementasi Permainan Tradisional Aceh Di PAUD ITAl-Fatih Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini. 1(1):68-75 Agustus 2016.

Zaki, Al fuad dan Helminsyah. (2017). The Impact Of Online Games On Social And Cognitive Development On Elementary School Students. Proceedings of the 1st InternationalConference on Innovative Pedagogy, ISBN 978-602-08985-3-7.


Article Metrics

Abstract views: 39   PDF views: 23