MANAJEMEN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) (Studi Deskriptif pada Sekolah Menengah Kejuruan) (2018)

Ahmad Faris Al Anshari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk  mengetahui kekurangan dan kelebihan program BK di sekolah agar diperbaiki dan dikembangkan lebih baik lagi.Untuk mengetahui mekanisme Program BK di SMK menggunakan pola BK Komprehensif untuk mengetahui dan memahami perencanaan apa saja yang dilakukan dalam program layanan bimbingan dan konseling komprehensif. Pada penelitian inimenggunakanmetode studi deskriptif dengan memakai instrument non tes yakni angket dari ASCA National Model Program Audit yang telah diterjemahkan sesuai konteks BK di Indonesia. Instrumen ini dikembangkan oleh American School Counselor Association pada tahun 2005 sebagai alat evaluasi untuk menentukan tingkat keterlaksanaan program bimbingan dan konseling komprehensif untuk membantu dalam pengambilan keputusan di masa depan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap gambaran  pelaksanaan sistem manajemen layanan BK di tiga Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Jakarta didapat hasil bahwa belum ada sekolah yang masuk dalam kategori tinggi, kemudian ada sekolah yang memiliki tingkat penerapan sistem manajemen layanan BK dengan kategori rendah, yaitu SMK Muhammadiyah 6 Jakarta, dan kategori sedang yaitu SMKN 31 Jakarta dan SMK Budi Mulia Utama.

 

Kata Kunci:  Program Bimbingan dan Konseling

Abstract

This study aims to find out to find out the advantages and disadvantages of BK programs in schools so that they can be improved and developed better. To find out the BK Program mechanism in Vocational Schools uses Comprehensive BK patterns to know and understand what plans are carried out in a comprehensive guidance and counseling service program. In this study using a descriptive study method using a non-test instrument, namely a questionnaire from ASCA National Audit Program Model that has been translated according to the context of BK in Indonesia. This instrument was developed by the American School Counselor Association in 2005 as an evaluation tool to determine the level of implementation of comprehensive guidance and counseling programs to assist in future decision making. Based on research conducted on the description of the implementation of the BK service management system in three Vocational High Schools in the City of Jakarta the results showed that no school was included in the high category, then there was a school that had a low category of BK service management systems, Vocational School Muhammadiyah 6 Jakarta, and the moderate category Vocational High School 31 Jakarta and Budi Mulia Utama Vocational School.

 

Keywords: Guidance and Counseling Program

Full Text:

PDF

References


ABKIN. 2007. Rambu-RambuPenyelenggaraanBK dalam JalurPendidikanFormal. Jakarta:DirjenPMPTK.

Depdiknas (Departemen Pendidikan Nasional). 2008. Rambu-Rambu Penyelenggaraan BK dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta: Dinas Pendidikan Tinggi.

Gibson, Robert L dan Marianne H. Mitchell. 2011. Bimbingan dan Konseling.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hikmat. 2011. Manajemen Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

M. A. Furqon, Aip Badrujaman. 2014. Model Evaluasi Layanan Dasar Berorientasi Akuntantanbilitas. Jakarta: PT Indeks.

Noraman C Gysbers dan Patricia Henderson. 1976. Developing and Managing: Your School Guidance and Counseling Program. American Counseling Association: Alexandria.

Palmer, Lauren E. 2012. Predicting Student Outcome Measures Using the ASCA National Model Program Audit.The Professional CounselorVolume 2, Issue 2 | September 2012Pages 152-159

Rahman, Fathur. 2008. Penyusunan Program BK di sekolah. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Richard, Sharf. 1992. Applying career Development Theory to Counseling. University of Delaware cole Publishing Company. California.

Sugiyo, 2011. Manajemen Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Semarang:Widya Karya.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sulistyo, Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.


Article Metrics

Abstract views: 401   PDF views: 15